Detail Cantuman Kembali

XML

pengaruh posisi pengelasan dan diameter filler pada hasil pengelasan daun propeller dengan gas metal ARC welding (GMAW)


Propeller merupakan salah satu komponen kunci pada propulsi kapal sebagai alat penghasil daya dorong untuk menggerakkan kapal. Kecepatan kapal akan sangat dipengaruhi oleh kondisi dan performa dari propeller. Kerusakan yang sering terjadi pada propeller salah satunya pada bagian daun propeller mengalami fouling, terjadi pengikisan akibat kavitasi, terjadi keretakan dan bengkok akibat berbenturan. Proses repair propeller kapal dilakukan pada saat docking. Proses yang digunakan dalam repair daun propeller adalah pengelasan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh posisi pengelasan dan diameter filler pada hasil welding repair daun propeller dengan gas metal arc welding (GMAW). Posisi pengelasan yang diteliti 1G (Down Hand), 2G (Horizontal), dan 3G (Vertikal) sementara untuk diameter filler adalah 1,0 mm dan 1,2 mm. Pengujian yang dilakukan meliputi uji tarik (tensile test), uji kekerasan (Hardness Test), uji impact dan pengamatan makrografi. Hasil pengujian Tarik (tensile test) pada pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) untuk kekuatan tarik maksimal pada posisi pengelasan 2G memiliki nilai ultimate tensile strength (UTS) yang tinggi. Pada posisi pengelasan 1G dan 2G hasil pengamatan makrografi yang baik karena tidak ditemukan cacat las dibandingkan dengan posisi pengelasan 3G. Hasil kekerasan tertinggi pada pengelasan 1G dibandingkan dengan posisi pengelasan 2G dan 3G. Hasil uji impact tertinggi posisi pengelasan 1G dibandingkan dengan posisi pengelasa 2G dan 3G. Berdasarkan hasil pengujian perbedaan diameter filler ditemukan cacat las pada sampel uji posisi 2G Filler 1,2 mm, 3G Filler 1,0 mm, dan 3G Filler 1,2 mm, sedangkan sampel uji posisi 1G Fillzer 1,0 mm, 1G Filler 1,2 mm, dan 2G Filler 1,0 mm tidak ditemukan cacat. Dalam semua indikasi yang diizinkan hanya sampel posisi pengelasan 1G Filler 1,0 mm, Posisi pengelasan 1G Filler 1,2 mm, dan Posisi pengelasan 2G Filler 1,0 mm. Untuk uji tarik, kekerasan dan impact pada diameter filler 1,0 mm memiliki nilai rata-rata tinggi dibandingkan dengan diameter filler 1,2 mm.
Rizal Dikrulloh Asodicky - Personal Name
Dwisetiono, S.T., M.MT. - Personal Name
622.22.17 Riz p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2022
Surabaya
xvi, 103 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...